Laskar Pelangi,Bandung 28 - 29 setember 2008.Secara gua nonton pilem ini 2 kali berturut - turut,ones with si ade sufty and next days with The Ridiculous Five atau tepatnya kumpulan laki - laki metroseksual.Transgender! yang lebih sadis daripada gangs Nero

Diawali dengan monolog sosok ikal didalam bus menuju kampung halamannya,dia ( ikal ) membawa kembali ingatan nya ke BELITONG 1974 dimana hari itu adalah hari pertama Ikal masuk sekolah di SD Muhammadiyah GANTONG

:: SD MUHAMMADIYAH GANTONG ::

Percakapan antara Bu Muslimah dan Pak Harfan,kecemasan para orang tua dari anggota laskar pelangi, mungkin menjadi klimaks cerita di bagian ini,saat murid-murid nya baru berjumlah 9 orang,di saat penantian murid ke sepuluh...


"Sembilan orang...Baru sembilan orang Pamanda Guru,masih kurang satu ..." katanya gusar pada Bapak kepala sekolah.Pak Harfan manatapnya kosong
...

"Kita tunggu sampai pukul sebelas..." kata pak Harfan kepada Bu Mus dan seluruh orang tua yang telah pasrah.

Selanjutnya cerita film ini berlanjut ke waktu lima tahun setelahnya

Ada lima tokoh sentral di dalam film garapan Riri Reza ini : Lintang , Ikal , Mahar , Bu Muslimah dan Pak Harfan.Suasana Belitong tahun 1974 sangat terwakili dengan para pekerja PN TIMAH dengan sepeda kumbang nya , dan tulisan di papan pengumuman " Dilarang masoek bagi jang tida punja hak" ( really, i loves that sign!.COOL! ).

SD Muhammdiyah yang "parah" ,Lintang anak pesisir yang pantang menyerah,Ikal yang hiperbolis ketika melihat kuku A ling , Mahar si seniman burung hantu dengan ide brillian suku asmatnya,Bu muslimah yang sabar dan Pak Harfan yang bijaksananya,dalam film ini semuanya terwakili dengan baik.Salute for Riri Reza and all crews who make this movie looks GORGEOUS !



Karena nanti ia ( lintang ), seorang anak miskin pesisir akan menerangi nebula yang melingkupi sekolah miskin ini. -Laskar pelangi,Andrea Hirata-



Sebuah perjalanan moral pertama bagiku : Jika tak rajin sholat maka pandai - pandailah berenang. -laskar pelangi,Andrea Hirata-



Ibu muslimah yang beberapa menit lalu sembap kini menjelma menjadi sekuntum
Crinum Giganteum.-laskar pelangi,andrea hirata-

Unforgetable momments buat gua dalam film ini adalah,ketika Lintang pulang ke rumah setelah memenangkan lomba cerdas cermat,disitu dikisahkan bahwa ayah lintang tidak pernah pulang kerumah lagi setelah terakhir kali pergi melaut.Heroic and Touching

====================================================================
Ibunda Guru,Ayahku telah meninggal nanti aku akan sampaikan salamku yang terakhir buat Ibunda guru dan teman - teman di sekolah.Salam ku,Lintang
====================================================================
Anak laki - laki miskin pesisir Belitong,yang tidak punya Ibu dan kini kehilangan seorang Ayah ,haruslah mengambil alih dan menjadi tulang punggung keluarga
...
Dan kami harus kehilangan seorang genius didikan alam,orang yang selalu berusaha datang lebih pagi,dan kini dia harus meninggalkan kami lebih dulu -Andrea Hirata-

Dalam adegan itu sangat ter "wakil" kan sekali sosok lintang yang seperti kata Andrea Hirata : Lintang adalah Cita - cita ,Lintang adalah semangat,Lintang adalah kobaran api yang tidak akan pernah padam.

Finally.Banyak sekali kejutan di film ini sayang kalo dilewatkan...Believe me ! its Very very inspiring movie !

PS : Versi novel dan Film memang berbeda,jika novel lebih banyak memiliki ruang untuk bercerita,sedangkan film hanya memiliki waktu paling lama 3 jam.Jadi wajar saja jika ada bagian - bagian di novel yang tidak ter maktub kan kedalam film.But overall,Film ini berstatus wajib tonton. SWEAR!






A Cat In My Eyes :
Karena bertanya tak membuatmu berdosa
By Fahd Djibran

Publisher,GagasMedia.2008








First think first.Its shame to be told.Waktu gua pulang setelah beli buku ini,in which is 2 weeks ago.Saat itu urat malu gua udah hampir putus dan sempet tidak berfungsi untuk beberapa saat lamanya,mmmhhh.For 1 X 24 jam I guess

Bagaimana nggak coba ???.Gua dengan sotoy-nya dan suara yang keras pula nanya ke si mba-buku ; " MBA MBA ADA BUKU YANG JUDULNYA A CAT IN MY ASS NGGAAAKKK ??? "

"Another,stress-scumbag-guys...???".She thinks.Maybe
"Another way, face off-transplant ...#$% ".I feels.Of course

Gara - gara nya si 'RRN' ngasih tahu judul buku ini dengan spelling yang gak jelas pake hape-nya yang gak jelas juga.Yaa Iyaaalahhh,secara hape nya cap CUANKIE getoohhh !

( Aeyis,girls,AEYISSSSS ! bukan ESSSHH !,ONYOOONNNN...!!!)

Dan itu memperpanjang rekor gua yang selalu act fool depan cewek cakep.DAMN!

( It was my faith ? or Was it my faith ?.Arrrggghhhhh,DAMN lagi ! )

Ok.Lets talk about this book

I know,I know,gua mungkin terlalu banyak baca buku atau novel dari pengarang bule yang udah di translate gituh.Kalopun ada yang dari dalem.Itu pun sangat sedikit sekali.Hanya ES ITO,Andrea Hirata,Sitor Situmorang,Chairil Anwar,Ayu utami dan Dee.Selebihnya? Alexander Romanoff,James Rollin,dan kawan-kawan sebangsanya

Dan Fahd Djibran.

Nendang kepala gua.Untuk mulai baca - baca lagi karya pengarang - pengarang dalam negeri."HELLOOO,kenapa juga gagas ngeluarin buku-nya baru sekarang - sekarang ini !?? "

Di Cat In My Eyes.Gua baru nemuin lagi bahasa yang jayus tapi tetap membumi,feminist dan maskulin di saat yang bersamaan,simplistik tapi tetap berwarna,dan intens-nya si penulis dengan media-nya,yaitu seekor kucing.Yang begitu kuat

Fahd meng-execute semua yang ada di kepalanya dengan baik.Two thumbs up for you FAHD !

( JUJUR !.Gua udah gak sabar pengen liat ( baca ) karya selanjutnya dari Fahd tapi dengan media yang berbeda,gua pengen media-nya bukan kucing.Mmmmhhhh,Babon mungkin ? WHUAAAAAAA!!!!)

Dan.Bahasa yang di gunakan Fahd dalam meng-konversikan idenya kedalam tulisan-nya itu loh,pas bacanya sempet ada pertanyaan - pertanyaan yang lewat di kepala gitu aja,seperti ; " Ko bisa ya nulis kaya gini ?", " Ko,bisa kepikiran nulis yang seperti ini ?" or yang lebih ekstrim lagi " Makan apa dia,sampe bisa nulis semuanya ini ?".Makan dodol garut aja gak mungkin akan ngefek ke otak sampe sebegitu-nya kan?

Dan untuk itu,Fahd nendang gua sekali lagi
(Dan untungnya juga.Gua masih ganteng walau udah di tendang dua kali,HEUHEUHEU..)

Gaya nulis-nya?.Sama ini juga

Gaya yang dipakainya mirip-mirip dengan Kahlil Gibran kalo kata gua,but dengan sedikit intonasi yang jelas kaya punya-nya Sitor Situmorang ( or mungkin karena gua fan berat-nya opung Sitor kali ya ? )

Dalam artian,bahasa yang dipakainya itu mungkin jayus tapi tetep quote-friendly.Ya seperti yang gua tulis di atas tadi.Colourfull simplistic,simplistik yang berwarna ( apaaa coba ? )

BTW, tau kan Kahlil Gibran ? Kalo Sitor Situmorang ?

Kahlil Gibran.Orang Lebanon
Sitor Situmorang.Orang Batak
( duh,kaya-nya gak penting deh!,penting nggak sih ? )

In the end. A Cat In My Eyes adalah sebuah terobosan.Menurut gua,at least.Gak sia - sia gua malu sama si Mba-buku pas beli ini.

PS : Inget ya ! A Cat In My Eyes bukan A Cat In My Ass !


Currently listening to :
Alanis Unplugged
It Was Hoping
By Alanis Morissette


Subscribe to Posts [Atom]


©2007 noweltihang